Kategori: Materi Soal SKD

Batas Usia Lowongan CPNS Guru Tidak Tetap (GTT) 2018

Penerimaan Lowongan CPNS 2018 Guru Tidak Tetap (GTT) dibatasi hingga batas usia 35 Tahun

gtt

Batas Usia CPNS 2018 – Ribuan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Jember menuntut Pemerintah tidak membatasi usia sebagai syarat mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Tahun ini, Pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) membuka seleksi CPNS dengan batas usia sampai 35 Tahun.

Kemeriahan HUT ke-3 TIMES Indonesia [ADV] Peringati Sumpah Pemuda, Siswa SDN 1 Beji Berbusana Adat
Ribuan GTT di Jember Tuntut Pemerintah Tak Batasi Usia Seleksi CPNS
Anwar Ibrahim Ikuti Sidang Doktor HC, Megawati Dijadwalkan Beri Testimoni
Mahasiswa UB Sabet Emas Kompetisi Internasional IUFoST
“Ada ribuan GTT PTT dan mengabdi puluhan tahun. Mereka kecewa karena aturan Kemenpan RB yang membatasi usia seleksi CPNS 2018,” kata Ketua IKIP PGRI Jember, Supriyono, saat bertemu dengan anggota DPRD Jember, Senin (29/10/2018).

Ia mengatakan ada ribuan GTT PTT di Jember yang usianya kelewat batas atau diatas 35 tahun. Padahal, GTT dan PTT tersebut telah mengabdi menjadi guru honorer bahkan sampai lebih dari 20 tahun. “Harapannya mereka menjadi honorer adalah ingin jadi PNS,” ucapnya.

Supriyono mengatakan Pemerintah Jokowi perlu meniru era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pada era SBY, tidak ada batasan dalam rekruitmen CPNS, “Mereka (yang berusia diatas 35 tahun) bisa kok bersaing dan mampu,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaedi mengatakan DPRD Jember bersepakat jika pemerintah tidak perlu memberikan batasan usia pada seleksi penerimaan CPNS. Menurut dia, pengorbanan GTT dan PTT selama puluhan tahun layak diapresiasi sehingga perlu diberikan kesempatan yang sama.

“Ya mereka ini kan sudah mengabdi puluhan tahun, pasti lebih berpengalaman lah. Kalau ada yang lebih berpengalaman ngapain cari yang baru kan,” ucap Ayub.

Pada saat hearing dengan GTT dan PTT, Ayub melakukan teleconference dengan Wakil Ketua Komisi II Nihayatul Wafiroh. Kepada Nihayah, para GTT menyampaikan aspirasinya terkait pembatasan usia seleksi CPNS 2018. “Kami memang menerima banyak aduan tentang ini. InsyaAllah dalam waktu dekat akan kami panggil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB),” kata Nihayah. (*)

 

Sumber berita:
https://www.timesindonesia.co.id/read/187874/20181029/154414/ribuan-gtt-di-jember-tuntut-pemerintah-tak-batasi-usia-seleksi-cpns/

Batas Nilai Passing Grade Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018

Simulasi CAT CPNS 2018 yang perlu dipelajari pada penerimaan CPNS 2018 Terdiri dari Tes TWK, Tes TIU, Tes TKP

Tes SKD

Tes Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2018 – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan CPNS 2018 telah mulai memasuki tahap tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) usai hasil seleksi administrasi CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id.

Dikutip Tribun Jogja dari laman BKN, Kamis (25/10/2018) tahap seleksi CPNS 2018 berbasis komputer tes SKD rencananya akan digelar serentak mulai pekan keempat Oktober 2018.

BKN menyebutkan, rentang waktu pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) antara 26 Oktober hingga 17 November 2018. Pelamar harus mmpersiapkan tes SKD dengan mempelajari contoh soal tes CPNS 2018.

Sementara kepastian jadwal seleksi masing-masing instansi dapat dilihat pelamar dalam situs instansi atau situs sscn.bkn.go.id mulai hari ini, Kamis (25/10/2018).

 

Baca: Pendaftaran CPNS 2018, Lagi Viral, Cara Jawab soal yang Sering Muncul di Tes SKD CPNS 2018

Baca: Tes SKD CPNS 2018 – Aturan Pakaian hingga Barang yang Tak Boleh Dibawa, Jangan Sampai Salah!

 

Untuk lokasi tes SKD, BKN telah memberikan rincian tempat tes di masing-masing provinsi melalui akun Twitternya.

Jika sudah tahu kapan dan di mana tes SKD akan dilaksanakan, maka kesiapan untuk menjawab soal menjadi hal yang penting.

Agar bisa lolos, peserta perlu mencapai ambang batas atau passing grade yang telah ditentukan.

Passing grade bagi peserta tes SKD dari kelompok pelamar jalur umum sama seperti tahun lalu, yakni 143 untuk TKP, 80 untuk TIU dan 75 untuk TWK.

 

Baca: Jelang Tes SKD – Tips Cara Cepat Jawab Soal CPNS 2018 dalam 90 Menit: Kerjakan Soal Ini Lebih Dulu

 

Sementara untuk pelamar dari formasi khusus, yang tahun lalu menggunakan sistem ranking, kali ini jumlah akumulasi dan nilai TIU ada batas minimalnya.

SKD 2018

Untuk pelamar dari formasi sarjana cumlaude dan diaspora, akumulasi nilai paling sedikit 298 dengan nilai TIU minimal 85.

Sedangkan bagi penyandang disabilitas, nilai kumulatifnya 260, dengan TIU minimal 70.

Putra-putri Papua/Papua Barat, nilai akumulatif 260 dengan TIU minimal 60.

Setelah tahu passing grade yang perlu dicapai, akan lebih baik peserta mulai mempelajari soal-soal yang biasanya akan muncul dalam tes SKD.

Video Facebook Contoh Soal

Berkaitan dengan hal tersebut, akun Facebook bernama Alvhin Sjahbuddin mengunggah 3 buah video yang berisi contoh soal CPNS dan cara menjawabnya.

Postingan tersebut hingga artikel ini dimuat telah dibagikan hingga 180.929 kali.

Video pertama merupakan contoh soal untuk menemukan hubungan angka.

Soal ini biasanya selalu muncul dalam tiap tes CPNS.

Peserta akan diberikan sederetan angka dengan hubungan tertentu.

Peserta kemudian diminta menemukan hubungan tersebut untuk menentukan besaran angka berikutnya.

Video kedua memberi pelajaran cara menjawab soal sinonim dan antonim kata.

Di video ini, dijelaskan tips menemukan jawaban benar jika kita tidak tahu arti dari kata yang ditanyakan.

Selain dua jenis soal tersebut, ada pula soal cerita matematika dan soal pengetahuan kebangsaan.

Cara menjawab soal dijelaskan secara rinci sehingga bisa membantu pelamar untuk belajar.

Lihat di sini.

Adapun jenis tes SKD yang akan dihadapi peserta Tes CPNS 2018 nantinya adalah :

 

1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Batas Nilai Pasing Grade TWK dimaksudkan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, bahasa Indonesia, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. NKRI.

Tes tersebut mencakup sistem tata negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peran bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, serta kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar.

 

2. Tes Inteligensia Umum (TIU)

Sedangkan TIU dimaksudkan untuk menilai intelegensia peserta seleksi.

Pertama, kemampuan verbal atau kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulisan.

Selain itu, kemampuan numerik, atau kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka.

Nilai Passing grade TIU CPNS 2018 juga untuk menilai kemampuan figural, yakni kemampuan yang berhubungan dengan kegesitan mental seseorang dalam menganalisa gambar, simbol, dan diagram.

Selain itu juga kemampuan berpikir logis, atau penalaran secara runtut dan sistematis, serta kemampuan berpikir analisis, atau kemampuan mengurai suatu permasalahan
secara sistematik.

 

3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Kelompok soal ketiga adalah Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Nilai Passing Grade Soal-soal dalam kelompok soal TKP ini mencakup hal-hal terkait dengan pelayanan publik, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, jejaring kerja,
integritas diri, semangat berprestasi.

Selain itu, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, bekerja mandiri dan tuntas.

Juga kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan, bekerjasama dalam kelompok, serta kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain.(*)

 

Sumber berita:

http://kaltim.tribunnews.com/2018/10/27/pendaftaran-cpns-2018-contoh-soal-tes-seleksi-kompetensi-dasar-skd-yang-wajib-dipelajari

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Contoh Soal Tes CPNS yang Keluar di Tes SKD Usai Seleksi Administrasi CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id, http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/10/25/contoh-soal-tes-cpns-yang-keluar-di-tes-skd-usai-seleksi-administrasi-cpns-2018-di-sscnbkngoid?page=all.

 

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Bagikan, Inilah Contoh Soal Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018 yang Harus Dipelajari, http://makassar.tribunnews.com/2018/10/27/bagikan-inilah-contoh-soal-tes-seleksi-kompetensi-dasar-skd-cpns-2018-yang-harus-dipelajari?page=all.

 

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Pendaftaran CPNS 2018, Contoh Soal Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang Wajib Dipelajari, http://kaltim.tribunnews.com/2018/10/27/pendaftaran-cpns-2018-contoh-soal-tes-seleksi-kompetensi-dasar-skd-yang-wajib-dipelajari?page=all.
Editor: Januar Alamijaya

7 Kunci Rahasia Lulus Seleksi Tes CAT CPNS

Simulasi CAT CPNS 2017 menjadi salah satu kunci rahasia sukses mendapatkan Kelulusan Seleksi TES CPNS 2017

cpns 2017

Tes CPNS Kemenkumham 2017 – Info Pendaftaran calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2017 di lingkungan Mahkamah Agung (MA) serta Kementerian Hukum dan ‎HAM telah dibuka. Formasi kali ini ditujukan untuk 19.210 orang, terdiri dari 1.684 untuk Mahkamah Agung dan 17.526 untuk Kementerian Hukum dan HAM.

Dalam seleksi CPNS 2017 kali ini ada beberapa tes dalam seleksi kompetensi dasar (SKD) yang harus diikuti pelamar. Tes tersebut antara lain Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Agar lolos seleksi kompetensi dasar, peserta harus lolos atau melewati ambang batas (passing grade) yang akan ditetapkan dengan Peraturan Menteri PANRB.

BACA JUGA
Pendaftaran CPNS Dibuka Hari Ini, Begini Cara Daftarnya
Ada Tes Fisik di Seleksi CPNS 2017 Kemenkumham, Ini Rinciannya

Ini Bocoran soal Materi Seleksi CPNS 2017

Minat yang besar para pencari kerja untuk bisa menjadi seorang PNS tentu membuat seleksi penerimaan ini bukan hal yang mudah untuk dilewati. Tapi jangan khawatir, dengan berbagai persiapan mulai dari belajar keras dan cerdas dengan membahas/mempelajari materi soal CAT SKD TKD TWK TKP TIU dengan tepat sampai mahir cat dan lebih renponsif maka keinginan Anda untuk bisa lolos tes CPNS 2017 inipun bisa terwujud.

 

Berikut 7 tips kunci rahasia lulus tes CPNS 2017

 

1. Pastikan persyaratan Anda lengkap saat mendaftar

Agar keinginan Anda untuk menjadi PNS bisa terwujud, maka persiapan yang matang sangat diperlukan. Tidak hanya mempersiapkan kemampuan diri untuk mengikuti tes, persyaratan dan berkas administrasi juga mutlak harus diperhatikan dengan teliti, supaya lolos seleksi administrasi.

 

2. Pelajari kisi-kisi Simulasi tes CAT CPNS 2017

Sebelum seleksi dimulai, pihak kementerian biasanya memberikan kisi-kisi simulasi CAT ASn yang membahas mengenai seleksi serta mengerjakan materi contoh soal TKD apa saja yang akan keluar saat tes berlangsung. Pastikan Anda membaca kisi-kisi tersebut dengan baik.

untuk latihan simulasi CAT ASN pelajari DISINI
MULAILAH DARI SEKARANG Berlatih mengerjakan soal CAT ASN 2017

 

3. Berlatih mengerjakan materi contoh soal CAT TKD TWK TKP TIU yang sudah ditetapkan oleh pemerintah materi soal SKD

Anda bisa pergi ke toko buku untuk menemukan kumpulan soal-soal tes CPNS 2017. Beberapa situs ada juga yang menyediakan situs belajar Simulasi CAT yaitu cara ujian melalui simulasi CAT ASN yang menyediakan kumpulan contoh soal CAT CPNS yang telah diujikan dalam seleksi CPNS sebelumnya. Anda bisa mengerjakan soal ini sembari berlatih meningkatkan kemampuan Anda, agar terbiasa sampai mahir dalam pengoperasian komputer dan Mahir CAT

 

4. Hitung waktu Anda dalam mengerjakan soal CAT CPNS 2017

Pelamar CPNS 2017 kemenkumham juga akan mengikuti Tes Intelegensi Umum (TIU) yang dimaksudkan untuk menilai kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulis. Tes ini juga untuk menilai kemampuan numerik, yaitu kemampuan melakukan operasi, perhitungan angka dan melihat hubungan di antara angka-angka.

Selain mencoba berlatih mengerjakan Latihan soal CAT CPNS, Anda juga perlu menghitung waktu yang dibutuhkan saat mengerjakan soal tersebut. Hal ini dilakukan agar Anda bisa benar-benar memakai waktu tes dengan bijak.

 

5. Pelajari seluk beluk posisi diinginkan

Jangan lupa untuk mempelajari seluk beluk posisi yang inginkan. Lakukan riset sebanyak yang Anda butuhkan untuk meruntuhkan rasa panik yang kemungkinan besar akan melanda diri Anda. Hal ini krusial, agar Anda memiliki senjata ampuh untuk menghadapi kemungkinan buruk yang mungkin timbul saat sedang menjalani tes cpns sungguhan nantinya.

 

6. Persiapkan tubuh dan mental Anda dalam kondisi terbaik

Jantung terasa berdebar, pikiran yang tidak tenang, sikap khawatir, adalah contoh yang kerap dialami orang yang akan menghadapi tes masuk kerja. Meski merupakan hal lumrah, hal ini bisa saja mengganggu Anda untuk mengisi tes dengan baik.

Untuk menghindari hal ini, pastikan tubuh dan mental Anda benar-benar siap sebelum mengikuti tes. Olahraga dan tidur yang cukup bisa membuat Anda makin siap dalam menghadapi tes ini.

 

7. Jangan berbohong saat mengisi tes kepribadian

Dalam seleksi CPNS 2017 nanti, pelamar akan mengikuti Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Tes ini dimaksudkan untuk menilai integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orientasi kepada orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, kemampuan bekerja mandiri dan tuntas, kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan.

Karena sifatnya merupakan tes kepribadian, maka pastikan jawaban yang Anda isi benar-benar jujur. Hindari juga niat untuk mengisi dengan jawaban yang mengada-ada hanya agar Anda bisa diterima.

Tes Penerimaan CPNS 2017 Kemenkumham, Pendaftaran CPNS 2017 kemenkumham, Pendaftaran CPNS 2017 Formasi Dosen masih berlangsung selamat mempelajari simulasi CAT ASN 2017

sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/3042847/lakukan-7-hal-ini-kalau-mau-lolos-tes-cpns-2017

Seleksi Tes CPNS 2017 Wajib Menggunakan Computer Assisted Test (CAT)

KemenPAN-RB menganjurkan untuk semua Calon pelamar CPNS 2017 agar berhati hati dengan Iming iming Bisa meluluskan CPNS dengan Main Sogok

Semua calon pelamar CPNS harus bijak karena: Mulai dari pengusulan formasi CPNS 2017 melalui e-formasi, pendaftaran CPNS 2017 secara online, serta pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

tes cpns 2017

Seleksi tes CPNS 2017 – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengapresiasi survei yang digelar Polling Center bersama Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai masukan untuk perbaikan.

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa rekrutmen CPNS 2017 dipersepsikan sebagai salah satu sektor yang rentan korupsi.

 

Jika mendalami hasil survei tersebut, Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman mengatakan penyebab utama seleksi CPNS 2017 masih dipersepsikan rentan korupsi adalah karena warisan persepsi.

 

“Masih ada masyarakat yang memiliki persepsi kurang baik dengan seleksi CPNS. Mereka berpikir kelulusan ditentukan karena sogokan atau koneksi seperti zaman dulu,” ujar Herman.

 

Praktik korupsi pada seleksi CPNS 2017 bukan kondisi riil saat ini. Banyak masyarakat terkecoh iming-iming oknum/calo yang menawarkan seolah-olah bisa membantu menjadikan CPNS.

 

Pasca terbitnya UU No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), kebijakan dan manajemen ASN termasuk dalam fase rekrutmen telah berbasis kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang relatif bebas dari KKN.

 

Implementasinya antara lain dengan menggunakan dukungan teknologi informasi. Mulai dari pengusulan formasi melalui e-formasi, pendaftaran secara online, serta pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

 

Seleksi CPNS 2017 sepenuhnya menggunakan CAT yang hasilnya secara real time dapat dimonitor. Mulai tahun ini, Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) juga akan menggunakan CAT. “Kalau pakai CAT sulit dimanipulasi. Pelaksanaannya sangat fair,” jelas dia.

 

Maka dari itu para calon peserta CPNS 2017 diharapkan waspada dan tidak percaya adanya janji untuk bisa meloloskan TES CPNS 2017.

 

Hal ini diamini para PNS yang dulu melewati seleksi CPNS 2017 menggunakan CAT. Pengolah Data Junior Kementerian Keuangan, Alby Prilia Anggana mengatakan dari segi transparansi sudah baik karena masing-masing peserta bisa langsung mengetahui nilainya setelah selesai mengerjakan tes, dan nilai tersebut muncul ketika hasil tes diumumkan penyelenggara. “Risiko manipulasi nilai/kecurangan sangat kecil,” ujarnya.

 

Asisten Konselor Adiksi BNN, Oktavia Ruthdian, juga mengatakan hal serupa. Dirinya mengatakan seleksi menggunakan CAT sangat fair karena hasil tes dapat langsung dilihat.

 

Terkait masih adanya penipuan seleksi CPNS 2017 dari oknum yang meminta sejumlah uang, Herman meminta partisipasi masyarakat untuk melakukan kontrol sosial guna memastikan tidak ada oknum yang melaksanakan praktik KKN.

 

“Sebaik apapun sistem yang dibangun, kemungkinan terjadi penyimpangan itu ada. Karena itu kami mohon peran serta masyarakat untuk melakukan kontrol sosial,” pungkasnya. (*)

 

Jika ingin mendapatkan hasil terbaik dalam mengikuti seleksi tes CPNS 2017 hingga Lulus, satu satunya hanya melalui belajar keras dan mempelajari sistem computer assited tes (CAT) hingga mahir

Bagi calon pelamar CPNS 2017 yang ingin berlatih mempelajari Contoh materi soal SKD TKD TIU TKP TWK kunjungi simulasicatasn.com atau daftar DISINI untuk mulai belajar CAT

sumber: https://kupastuntas.co/berita-nasional/2017-07/kemenpan-rb-waspada-janji-janji-lolos-tes-cpns-2017/

Pemerintah Menetapkan Materi Soal Tes SKD CPNS 2017 TWK,TIU,TKP

Penetapan Materi Soal CAT SKD Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Materi Soal SKD

Tips Lulus CPNS 2017 – Warga masyarakat yang berminat mengikuti seleksi CPNS, harus mencermati dan memenuhi syarat-syarat mulai dari pendaftaran serta persyaratan lain yang telah ditetapkan agar lolos seleksi administrasi. Setelah itu, pekerjaan berikutnya adalah mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) yang menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT).

Melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 20/2017 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2017, pemerintah menetapkan tiga kelompok materi soal SKD. Ketiga kelompok soal dimaksud adalah Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Ingin belajar Latihan Simulasi CAT Materi Soal SKD KLIK DISINI

Kabag Komunikasi Publik Kementerian PANRB Suwardi mengatakan, agar lolos ke tahapan berikutnya, peserta seleksi harus lolos atau ambang batas (passing grade)

yang akan ditetapkan dengan Peraturan Menteri PANRB. Untuk itu, peserta diminta mempersiapkan diri dengan mempelajari sesuai dengan kisi-kisi yang telah ditetapkan.

TWK dimaksudkan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) pilar kebangsaan Indonesia. Empat pilar itu meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Indoensia (NKRI). NKRI in mencakup sistem Tata Negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, dan kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar.

Materi kedua adalah Tes Intelegensi Umum (TIU) yang dimaksudkan untuk menilai kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulis. Tes ini juga untuk menilai kemampuan numerik yaitu kemampuan melakukan operasi, perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka. TIU juga untuk mengetahui kemampuan berpikir logis yaitu kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematis, dan kemampuan berpikir analitis, yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

Adapun Tes Karakteristik Pribadi (TKP) untuk menilai integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orientasi kepada orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, kemampuan bekerja mandiri dan tuntas, kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan. “TKP juga untuk menilai kemampuan bekerja sama dalam kelompok, dan kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain,” imbuh Suwardi.

Belum selesai sampai di situ, sebab untuk lulus tes masih harus mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Ini berbeda dengan seleksi beberapa tahun lalu, yang tidak mengharuskan dilakukan SKB.

Berdasarkan Permen PANRB No 20/2017 terrsebut, materi Seleksi Kompetensi Bidang ditetapkan oleh instansi pembina jabatan fungsional, sedangkan materi seleksi untuk jabatan pelaksana ditetapkan oleh instansi yang membidangi urusan jabatan pelaksana dimaksud.

Tetapi kalau instansi pembina jabatan fungsional atau instansi yang membidangi urusan jabatan pelaksana belum siap menyusun materi SKB, maka penyusunannya dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian instansi yang melakuan pengadaan CPNS. Materi SKB selanjutnya itu selanjutnya dikoordinasikan dan diintegrasikan ke dalam sistem CAT Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Suwardi menambahkan, tidak seluruh peserta yang lolos passing grade bisa mengikuti SKB. Jumlah peserta yang dapat mengikuti seleksi kompetensi bidang paling banyak 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan pada masing-masing jabatan berdasarkan peringkat nilai seleksi kompetensi dasar.

Dijelaskan bahwa SKB dilakukan menggunakan CAT dan dapat ditambah dengan tes lainnya sesuai dengan kebutuhan jabatan. Pelaksanaan CAT menggunakan fasilitas komputer dan penunjang lain yang disiapkan BKN dan/atau menggunakan fasilitas komputer dan penunjang yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta dimungkinkan pula menggunakan fasilitas mandiri yang disiapkan oleh instansi di bawah koordinasi BKN.

Bagi instansi yang belum siap untuk melaksanakan seleksi kompetensi bidang menggunakan CAT, dapat melakukan minimal 2 (dua) bentuk tes, antara lain, yaitu tes praktik kerja, dengan materi dan penguji yang berkompeten sesuai dengan kebutuhan jabatan, dan tes fisik/kesamaptaan, psikologis, kesehatan jiwa, dan wawancara sesuai yang dipersyaratkan oleh Jabatan.

Dalam hal ini, instansi bersangkutnan harus membuat dan menyampaikan panduan kepada PANSELNAS terkait dengan rencana pelaksanaan seleksi kompetensi bidang sebelum pelaksanaan SKD dimulai. “Pengolahan hasil Seleksi Kompetensi Bidang dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), yang hasilnya disampaikan ke PANSELNAS dalam bentuk softcopy dan hardcopy,” pungkas Suwardi. (ags/HUMAS MENPANRB)